4 Gejala Saraf Terjepit yang Perlu Anda Waspadai

Kenali 4 Gejala Saraf Terjepit yang Perlu Diwaspadai

Tidak sedikit orang yang salah memahami gejala saraf terjepit sebagai nyeri sendi biasa. Akibatnya, nyeri tak kunjung membaik meski sudah istirahat atau minum pereda nyeri. Nah, demi meminimalisir potensi sakit lebih parah, Anda bisa memeriksakan diri ke fasilitas pengobatan tulang belakang di RS Premier Bintaro Spine Centre. 

Pusat layanan kesehatan ini terdiri dari dokter spesialis yang ahli mengatasi berbagai masalah tulang belakang. Termasuk penyakit degeneratif, seperti saraf terjepit, kelainan bentuk tulang, patah tulang belakang, sampai tumor tulang belakang. Dokter spesialisnya juga bukan hanya Orthopedi, tapi mencakup Neurologi hingga Radiologi. 

Gejala Saraf Terjepit

Saraf terjepit bisa terjadi pada seluruh bagian tubuh, tak terkecuali tulang belakang. Penyebabnya karena saraf terjepit oleh jaringan-jaringan di sekitarnya, seperti otot dan tulang. Kondisi ini bisa makin parah jika dibiarkan tanpa penanganan. Maka dari itu, cermati berbagai gejalanya di bawah ini. 

1. Rasa Nyeri Seperti Tertusuk

Sensasi nyeri tajam seakan tertusuk jarum adalah gejala yang paling umum penderita saraf kejepit rasakan. Jika mengalami saraf kejepit pada leher, rasa sakit nyerinya akan menjalar dari bahu sampai ujung jari. Tentu, hal ini membuat tubuh merasa tidak nyaman dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. 

2. Mati Rasa

Gejala saraf terjepit berikutnya adalah mati rasa atau kebas pada area tubuh tertentu. Misalnya, Anda sulit merasakan sensasi pada bagian jari tangan maupun kaki, karena saraf gagal mengirim sinyal dengan baik. 

3. Otot Melemah

Saraf kejepit menyebabkan otot melemah pada bagian kaki, seperti sulit berjalan, menurunnya kekuatan genggaman tangan, atau sulit mengangkat benda berat. Hal tersebut terjadi karena sinyal saraf yang terganggu sehingga otot tidak menjalankan perintah dengan baik. 

4. Kesemutan

Gejala lainnya adalah kesemutan yang bisa terjadi pada lokasi saraf terjepit. Sensasi ini terasa seperti ada banyak jarum kecil yang menusuk-nusuk kulit. Umumnya, kesemutan bukan kondisi berbahaya dan hanya berlangsung sementara. Namun, Anda perlu waspada jika kesemutan dibarengi dengan gejala lain, seperti nyeri atau mati rasa. 

Merasa Alami Gejala Saraf Terjepit? Yuk, Periksa!

Melansir Alomedika, data epidemiologi untuk insiden hernia nukleus pulposus atau saraf kejepit ini mencapai 5-20 per 1000 orang dewasa per tahun. Jadi, jika Anda atau kerabat mengalami gejala saraf terjepit, jangan tunda untuk segera pergi ke Pusat Pengobatan Tulang Belakang RS Premier Bintaro Spine Centre. 

Fasilitas kesehatan terpadu ini membantu menyehatkan tulang belakang mengingat perannya yang penting untuk pergerakan dan keseimbangan tubuh. Tak terkecuali masalah saraf terjepit. 

Di sini juga tersedia layanan terapi non-operatif dan operatif sesuai kebutuhan pasien. Bagi Anda yang merasa nyeri tak kunjung sembuh, sebaiknya buat janji temu dokter sekarang! 

 

You might also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *